CRM klinik Anda sebenarnya WhatsApp (dan tidak ada yang membacanya)
Hampir semua klinik menjalankan pipeline pasien lewat WhatsApp, lalu kehilangan booking karena tidak ada yang sanggup membaca 400 chat sehari. Ini solusinya.
Dokwise membaca percakapan WhatsApp Anda dan menunjukkan persis berapa pendapatan yang bisa dipulihkan — lalu memulihkannya untuk Anda.
1 minggu gratis · Tanpa kartu kredit · Lihat pendapatan yang bisa dipulihkan
Setiap hari, deal ini hilang tanpa Anda sadari
Calon pelanggan bertanya, Anda jawab, mereka menghilang. Kapan terakhir Anda follow up?
Klien bilang "Saya kembali minggu depan." Tidak ada yang cek apakah mereka datang. Berapa nilainya?
Mereka aktif minggu lalu. Sekarang diam. Kapan terakhir Anda cek?
Tanpa CRM baru. Tanpa input data manual. Cukup WhatsApp yang sudah Anda pakai.
Sambungkan akun WhatsApp Business Anda dalam 5 menit. Dokwise langsung mulai membaca percakapan Anda.
Dokwise menganalisis setiap percakapan — pembeli, penjual, pasien — dan menemukan siapa yang butuh perhatian sebelum mereka pergi.
Setiap pagi: daftar siapa yang harus dihubungi kembali, siapa yang perlu di-follow up, dan siapa yang akan pergi — beserta alasannya.
Dokwise
online
Ada pasien yang tidak merespons minggu ini?
Ditemukan 7 pasien yang menunjukkan minat tapi belum booking: • Sarah — bertanya soal pemutihan gigi, tidak balas 5 hari • James — konfirmasi janji temu, tidak datang • Lisa — tanya harga behel, lalu diam + 4 lainnya
Buatkan follow-up untuk Sarah
Siap dikirim: "Halo Sarah! Mau follow up soal pemutihan gigi yang Anda tanyakan — ada promo minggu ini. Mau saya booking-kan jadwal? 😊"
Tanpa dashboard. Cukup chat di WhatsApp.
“Dari 5 kampanye, Dokwise menemukan pasien yang benar-benar kami lupakan. ROI-nya langsung terasa.”
Permata Adinda Clinic, Jakarta
990
Pasien dihubungi
176
Terhubung kembali
Rp 75Jt
Pendapatan dipulihkan
Tiga video, enam pertanyaan — dijawab apa adanya, tanpa naskah. Pilih yang paling ingin Anda tahu jawabannya.
Anasya
Pemilik klinik
Dari klinik gigi dan estetika hingga layanan kehamilan — tim-tim ini menjalankan follow-up pasien mereka di Dokwise.

Permata Adinda Karang Tengah

Permata Adinda Ciputat

Permata Adinda Palem

Casa Lovina

Luxe Dental

Dandelion Dental Care

Bare Face Kapling

Bare Face Panam

inHarmony

Andalan Dental Aesthetic

UNDC Dental Aesthetic

Ola Clinic Kupang

Ola Clinic PIK

Ola Clinic Kemang

Azzahra Dental Care Tukad Badung

Azzahra Dental Care Genteng

Rejoy

Felicia Glowing Clinic

Xora Dental
Jika bisnis Anda hidup di WhatsApp, Anda kehilangan pendapatan yang tidak Anda ketahui.
Empat pekerjaan yang sampai sekarang masih dikerjakan manual sama tim Anda. Mulai dari yang paling bikin bocor.
Dapat daftar harian siapa yang harus dichat hari ini, lengkap sama draf pesannya.
Buka lagi obrolan yang sudah lama didiamkan, lalu menangkan dealnya.
Setiap chat jadi kontak lengkap sama konteksnya — tanpa input data, tanpa aplikasi baru.
Lihat lead mana yang panas, mana yang mandek, dan siapa yang belum dibalas.
Mungkin lebih dari ini.
Rp 1.000.000
per bulan / per nomor
Hampir semua klinik menjalankan pipeline pasien lewat WhatsApp, lalu kehilangan booking karena tidak ada yang sanggup membaca 400 chat sehari. Ini solusinya.
Kenapa pasien tidak datang padahal sudah booking? Enam penyebab no-show yang paling sering di klinik, dan tindakan yang bisa diambil lewat WhatsApp.
Sepuluh template pesan reminder pasien WhatsApp yang tinggal disalin, dikelompokkan per waktu kirim, dari H-3 sampai pesan setelah pasien tidak datang.
Panduan praktis dari klinik yang sudah menjalankannya.
Hubungkan WhatsApp Anda dan kami akan tunjukkan setiap lead yang menghilang, kontak yang dingin, dan peluang yang terlewat — gratis.