Semua CRM berasumsi pelanggan Anda akan datang ke mereka. Di Asia Tenggara, itu tidak pernah terjadi.
Jadi kami membangun untuk tempat bisnis benar-benar terjadi: WhatsApp.
Masalah yang kami lihat
Di Indonesia dan Malaysia, WhatsApp bukan sekadar channel. Di situlah bisnis berjalan. Pasien bertanya berapa biaya implan. Pembeli menanyakan apakah unitnya masih ada. Broker mengirim penawaran. Mereka dijawab — lalu mendadak diam.
Tidak ada yang pernah bilang tidak. Itulah yang membuatnya tak terlihat. Deal-nya tidak ditolak, tapi menguap begitu saja, di antara pesan keempat dan kesembilan, dalam chat yang tidak pernah digulir ulang. Saat akhirnya disadari, pasiennya sudah booking di tempat lain.
Setiap bisnis tahu ini sedang terjadi. Hampir tidak ada yang bisa menyebut kepada siapa itu terjadi.
Tidak pernah ada follow-up. Dia booking di klinik lain.
Kenapa sekarang
API resminya akhirnya ada
Meta membuka WhatsApp Business API resmi, yang membuat software bisa membaca percakapan bisnis secara sah — dengan izin, tercatat, dan sesuai aturan.
AI-nya sudah cukup pintar
AI kini bisa membedakan deal yang sudah closing, pelanggan yang memang tidak serius, dan lead yang diam-diam mandek. Yang terakhir itulah tempat uangnya.
Beberapa tahun lalu keduanya belum ada. Sekarang keduanya ada.
Apa yang kami lakukan
Dokwise mengubah percakapan yang sudah ada di WhatsApp Anda jadi daftar harian siapa yang perlu dikejar.
- 01
Hubungkan nomor Anda
Nomor WhatsApp yang sudah Anda pakai. Lima menit, dan pelanggan Anda tidak perlu instal apa pun.
- 02
Dokwise membaca semua percakapan
Termasuk chat yang tidak pernah sempat Anda gulir ulang.
- 03
Anda terima briefing harian
Siapa yang mendadak diam, siapa yang siap membeli, siapa yang perlu dikejar — dikirim via WhatsApp.
Apa hasilnya sejauh ini
“Dari 5 kampanye, Dokwise menemukan pasien yang benar-benar kami lupakan. ROI-nya langsung terasa.”
Permata Adinda Clinic, Jakarta
990
Pasien dihubungi
176
Terhubung kembali
Rp 75Jt
Pendapatan dipulihkan
Apa yang kami percaya
Temui bisnis di tempat mereka berada
Pelanggan Anda sudah chat lewat WhatsApp. Kalau software menuntut pelanggan Anda berubah, softwarenya yang salah.
Konsekuensinya
Jadi kami tidak akan pernah membuat satu inbox baru lagi lalu menyebutnya kemajuan.
Dibangun untuk Asia Tenggara, bukan sekadar diterjemahkan
Kebanyakan tool dirancang untuk cara jualan ala Barat lalu dilokalkan belakangan. Kami membangun sesuai cara bisnis dijalankan di Jakarta dan Kuala Lumpur.
Konsekuensinya
Jadi kami terima jadi kurang cocok di tempat lain.
Kepatuhan bukan fitur
Kami berjalan di atas WhatsApp Business API resmi, disetujui Meta. Membaca percakapan bisnis orang justru hal yang tidak boleh dikerjakan asal-asalan.
Konsekuensinya
Jadi kami terima jadi lebih lambat dan lebih mahal daripada jalur abu-abu.
Cara kami berjualan
Rp 1.000.000
per bulan / per nomor
Setup dan onboarding gratis.
- 1 minggu gratis
- Tanpa kartu kredit
- Lihat pendapatan yang bisa dipulihkan
Kami lebih suka menunjukkan uang yang sudah mengendap di inbox Anda daripada menjual janji tentangnya.
Siapa kami
Kami mulai dari klinik karena software klinik justru yang sudah bertahun-tahun kami bangun.
Benoit Destresse
Founder
Sebelumnya di Speedoc dan di Avixo, sistem manajemen klinik asal Singapura. Bertahun-tahun membangun software yang benar-benar dipakai klinik — di situlah celah yang ditutup Dokwise mulai tak bisa diabaikan.
Kadek Pradnyana
Co-founder & GTM Lead
Membawa Dokwise ke klinik, agen properti, dan broker yang diam-diam kehilangan deal di inbox mereka.
Nina Wiryanto
Co-founder & Engineer
Membangun sistem yang membaca percakapan dan menentukan siapa yang sebenarnya perlu dikejar.
Tentang perusahaan
Dokwise dibangun oleh Health AI Labs Pte. Ltd., didirikan pada 2025 dan terdaftar di Singapura. Kami didukung oleh Antler. Kami berjalan di atas WhatsApp Business API resmi dan menerapkan standar data tingkat enterprise.
Baca halaman kepatuhan kami →Lihat apa yang Anda lewatkan dulu.
Hubungkan WhatsApp Anda dan kami akan tunjukkan setiap lead yang menghilang, kontak yang dingin, dan peluang yang terlewat — gratis.
- 1 minggu gratis
- Tanpa kartu kredit
- Lihat pendapatan yang bisa dipulihkan